Mengenal Galaksi dan Jenisnya

Mengenal Galaksi dan Jenisnya Menonton matahari dan bulan Teman-teman berpikir dengan pasti bahwa matahari dan bulan mengorbit bumi. Ini termasuk kepercayaan banyak orang yang hidup pada zaman dahulu sebelum adanya para ilmuwan yang berani mengatakan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.

Mengenal Galaksi dan Jenisnya

astronomi2009 – Ketika pengetahuan berkembang, kita belajar bahwa bumi berputar mengelilingi matahari. Jadi terintegrasi dengan planet lain yang mengorbit Bumi. Tidak hanya fakta ini, ternyata ada proses lain di tata surya, tidak hanya di tata surya kita. Selanjutnya, ternyata tata surya berlimpah dan membentuk galaksi.
Definisi Galaksi

Galaksi adalah kumpulan tata surya (bintang) yang disertai bersama dengan komponen lain (seperti debu antarbintang, gas, lubang hitam, dan materi lain yang tidak diketahui) yang benar-benar masif dan terikat oleh gravitasi. Dari definisi selanjutnya dapat dibayangkan seberapa besar sebuah galaksi, bukan? Dan ternyata tersedia banyak galaksi di sekitar Bima Sakti (galaksi tempat tata surya kami berada). Ini bermakna bahwa alam benar-benar besar.

Baca Juga : Cabang dari Astronomi dan Manfaat Ilmu Astronomi

Jadi mengapa dinamai bersama dengan galaksi? Kata galaksi berasal dari kata Yunani galaksi yang berarti sesuatu seperti susu. Inilah mengapa galaksi kita disebut Bima Sakti, tetapi di Indonesia diserap dengan kata lain, yaitu Bima Sakti.
Tipe Galaksi

Saking luasnya alam ini, tentunya Anda bertanya-tanya dalam benak Anda bagaimana manusia bisa memahami keberadaan galaksi dan mendeskripsikan bentuk galaksi. Para ilmuwan menyadari galaksi berkat sinar X, ultraviolet dan inframerah dalam penelitian. Ada yang menggunakan bantuan frekuensi radio.

Studi-studi ini menunjukkan bahwa bentuk galaksi ini bervariasi. Para ilmuwan kemudian mengklasifikasikan jenis-jenis tersebut menurut bentuknya.

berbentuk bulat panjang
Spiral, tanpa bagasi dan trunking tersedia
Cincin
Soczewkowa, di tengah-tengah antara elips dan spiral
Dwarf (kerdil, kecil)
Bentuk lain

Dari model galaksi di atas, Bima Sakti memiliki bentuk spiral. Sebaliknya, galaksi Andromeda – yang paling dekat dengan Bima Sakti – berbentuk cincin. Kebanyakan galaksi yang ada di alam semesta ini adalah bentuk kerdil (dwarfs). Ini adalah sekitar seperseratus dari ukuran galaksi Bima Sakti.

Baca Juga : Windows 10 Kebagian Update Windows 11 Gratis?

Daftar galaksi yang sudah diidentifikasi

Karena luasnya alam semesta, tidak mudah untuk menentukan berapa banyak galaksi yang sebenarnya ada di alam semesta ini. Namun, dengan kemampuan teknologi yang tersedia saat ini, galaksi yang berbeda telah diidentifikasi dan diberi nama. Berikut adalah daftarnya.

Galaksi Bima Sakti (galaksi tempat kita tinggal)
Galaksi Andromeda (paling dekat dengan Bima Sakti)
Galaksi NGC 4535
Galaksi Pusaran (Messier 51)
Galaksi Messier 87
Galaxy NGC 1300 (menghalangi galaksi spiral)
Galaksi NGC 5866 (galaksi lentikular)
Galaksi antena (galaksi Arp 244, mungkin galaksi ekor cincin, terbentuk dari tabrakan dua galaksi)
Galaxy GN-z11 (galaksi terjauh saat ini untuk dilihat para ilmuwan)
Galaxy M82 dan M81
Galaxy M87 (galaksi radio-elips)
Galaksi segitiga
Galaksi NGC 253
Galaxy NGC 4414
Galaxy ESO 510-G13
Galaksi Sombrero Gal
Galaxy NGC 6050
Galaxy M74
Galaxy NGC 1672
Galaxy NGC 1316

Tentu saja, di masa depan, para ilmuwan NASA akan dapat mengidentifikasi lebih banyak galaksi.
Dinamika galaksi

Alam semesta terlalu dinamis dan terus berubah. Bentuk galaksi juga bisa berubah tergantung aktivitas di dalamnya. Bisa jadi tabrakan antar galaksi, bisa jadi galaksi kecil yang tersedot ke galaksi yang lebih besar dan menyatu, atau hal lain yang belum dipahami para ilmuwan kita.

Dengan memahami dan merenungkan fenomena-fenomena yang ada di alam semesta ini, tidak dapat dikatakan bahwa itu adalah suatu kebetulan. Terlalu indah dan rapi untuk menjadi suatu kebetulan.