Membahas Singkat Tentang Tata Surya, Rumah Bumi

Membahas Singkat Tentang Tata Surya, Rumah Bumi Dahulu kala, apa yang disebut dengan planet atau bintang pengembara adalah benda-benda yang terlihat bergerak lebih cepat daripada bintang-bintang di sekitarnya. Oleh karena itu, satu-satunya perbedaan adalah bintang yang relatif selalu berada di langit dan bintang pengembara yang bergerak lebih cepat dari bintang dalam beberapa bulan.

Membahas Singkat Tentang Tata Surya, Rumah Bumi

Astronomi2009 – Bintang pengembara ini dikenal sebagai planet oleh Planet Yunani atau pengembara. Tentu saja yang dikelompokkan juga termasuk benda-benda yang terlihat dengan mata telanjang.

Tidak ada teleskop.

Pada zaman dahulu, pengamat yang diklasifikasikan sebagai planet adalah Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus, lengkap dengan Bulan dan Matahari. Oleh karena itu, ketujuh benda langit tersebut dikenal sebagai bintang lima. Tujuh planet diketahui bergerak mengelilingi Bumi, dengan planet terdekat adalah Bulan, diikuti oleh Merkurius, Venus, Matahari, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Rupanya, menurut astronom Nicolaus Copernicus, planet itu tidak mengorbit Bumi. Padahal, Bumi merupakan salah satu planet yang mengorbit Matahari bersama dengan planet-planet lainnya. Dengan kata lain, ada enam planet yang mengorbit matahari yaitu, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus.

Baca Juga : Phobos & Deimos, Pengiring Mars di Tata Surya

Setelah penemuan teleskop dan penggunaannya untuk mengamati benda langit, semakin banyak objek redup yang terlihat. Para astronom juga dapat menemukan planet, termasuk Uranus, Neptunus, dan Pluto, yang tidak terlihat dengan mata telanjang.

Matahari dan planet-planetnya dikenal sebagai tata surya. Tapi itu bukan satu-satunya penghuni tata surya. Saya tidak menghitung jumlah benda kecil yang mengorbit matahari.

Keluarga tata surya

Matahari. Ini adalah objek terbesar dan paling berpengaruh di tata surya. Matahari adalah bola gas panas terbesar dan terbesar di tata surya. Saking besarnya, jenis gravitasi atau daya tarik matahari adalah yang terbesar dan terkuat.

Baca Juga : Weebly vs WordPress, Mana yang Terbaik?

Karena variasi gravitasi yang tinggi, semua planet dan benda-benda kecil lainnya selalu berada di tata surya dan mengorbit matahari di jalur atau orbitnya masing-masing. Secara umum, planet-planet yang mengorbit Matahari dikelompokkan menurut jarak dan komposisinya.

Berdasarkan jarak planet

Dari jarak planet ke matahari, planet-planet tata surya dibagi menjadi dua kelompok: planet inferior dan planet luar. Planet inferior adalah planet yang dekat dengan Matahari: Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Planet luar bisa dibilang planet yang jauh dari Matahari dan terdiri dari Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Planet dalam dan luar dikelilingi oleh sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Dalam hal ukuran, planet dalam lebih kecil, tetapi planet luar jauh lebih besar. Sabuk asteroid adalah daerah yang dipenuhi pecahan batuan yang tidak bisa membentuk planet.

Di sisi lain, setelah planet Neptunus, ada Pluto dan benda es kecil lainnya di sabuk batu yang disebut sabuk Kuiper. Di masa lalu, Pluto diklasifikasikan sebagai planet karena berputar mengelilingi Matahari. Namun, karena banyaknya objek seperti Pluto, para astronom telah menciptakan kelompok tertentu dari Pluto: planet kerdil atau planet kerdil.

Di sisi terluar adalah awan Oort. Berikut adalah benda-benda beku yang kita ketahui, termasuk komet. Komet ini adalah benda beku yang menyublimkan es menjadi gas dan membentuk ekor saat mendekati Matahari. Untuk orang kuno, objek ini dikenal sebagai bintang berekor.