Penjelasan Jenis – Tipe – dan Klasifikasi Bintang

Penjelasan Jenis – Tipe – dan Klasifikasi Bintang Tentu saja, kita udah paham bahwa tersedia terlalu banyak bintang di luar angkasa, tapi dengan pengecualian Matahari, kita bisa melihat bintang yang tak termasuk jumlahnya dengan mata telanjang di malam hari. Pada artikel sebelumnya, kita melihat daftar bintang paling terang, daftar bintang terbesar. Dalam artikel ini, kita bakal melihat type bintang, type bintang, dan populasi bintang.

Penjelasan Jenis – Tipe – dan Klasifikasi Bintang

Astronomi2009 – Evolusi bintang adalah serangkaian pergantian mendasar yang dialami bintang sepanjang jaman hidupnya (periode di mana ia pancarkan sinar dan panas). Tergantung pada ukurannya, jaman ini berkisar berasal dari ratusan ribu th. bintang supermasif sampai ratusan miliar th. katai coklat.

Evolusi bintang belum dipelajari dengan mengamati bintang berasal dari lahir sampai mati. Hidup manusia terlalu singkat untuk melakukan itu. Evolusi bintang udah dipelajari dengan menyimpulkan pengamatan ribuan bintang berasal dari bermacam usia.

Baca Juga : Pengertian dan Formasi Rasi Bintang Aries

Tugas para astronom adalah mengklasifikasikan bintang mana yang lebih muda dan mana yang lebih tua menurut karakteristik fisiknya. Kemudian melakukan pemodelan untuk memperkirakan komposisi anggota bintang berasal dari bermacam usia.

1. Bintang biner

Bintang biner adalah proses dua bintang yang mengakses secara gravitasi satu mirip lain di dalam orbit di lebih kurang pusat gravitasi yang sama. Studi astronomi udah menyatakan bahwa beberapa besar bintang berada di dalam proses setidaknya dua bintang. Sistem bintang memainkan peran penting di dalam astrofisika, sebab para astronom bisa memilih massanya dengan mengamati orbitnya. Tautan massa-luminositas yang diperoleh berasal dari pengamatan bintang biner lantas digunakan untuk memilih massa sebuah bintang tunggal.

2. Bintang neutron

Bintang neutron adalah type bintang yang terlalu padat yang bisa dihasilkan berasal dari keruntuhan gravitasi bintang besar sesudah supernova. Bintang neutron dikenal sebagai yang terkecil tapi terpadat berasal dari seluruh type bintang yang dipelajari di alam semesta. Sebuah bintang neutron dengan diameter lebih kurang 20 km bisa miliki massa sampai 1 sampai 3 kali massa Matahari.

Baca Juga : Trik Mengasah Pronunciation Agar Seperti Native Speaker

3. Bintang super cepat

Bintang ultrafast (bahasa Inggris: ultrafast stars atau HVS) adalah bintang yang bergerak dengan kecepatan ekstrim (1000 km/detik atau lebih). Bintang-bintang ini dihasilkan oleh pertemuan dinamis pada bintang ganda di dekat lubang hitam di pusat galaksi kita. Keberadaan bintang type ini pertama kali dirumuskan oleh Jack Hills (1988) sebagai simulasi teoritis.

4. Katai putih

Katai putih, termasuk dikenal sebagai katai yang merosot, adalah bintang kecil yang tidak lagi bersinar. Katai putih adalah anggota evolusi terakhir berasal dari bintang bermassa kecil dan menengah (sekitar 0,07M☉ sampai 10M☉; M☉ = massa matahari). Katai putih terlalu padat disaat massanya menyerupai Matahari tapi volumenya sebesar Bumi. Katai putih terdiri berasal dari materi yang mengalami degenerasi. Katai putih tidak lagi miliki bahan bakar hidrogen untuk melakukan fusi, bintang melakukan fusi dan menghasilkan daya dan tekanan untuk menuju ke inti, yang diimbangi dengan daya gravitasi yang masuk ke dalam. Hal yang mirip dialami oleh bintang masif, tapi sebab gravitasi yang jauh lebih kuat, mereka lebih menarik ke inti dan kelanjutannya meledak membentuk lubang hitam atau bintang neutron.

5. Katai hitam

Katai hitam adalah bangkai bintang teoretis yang terbentuk dikala katai putih lumayan dingin untuk tidak kembali pancarkan panas atau kekuatan cahaya. Dibutuhkan waktu untuk katai putih menjadi katai hitam lebih lama berasal dari umur alam semesta 13,7 miliar tahun, tapi dipercayai bahwa tidak tersedia katai hitam di alam semesta waktu ini.